KORWILCAM DINDIK SUMBANG
KORWILCAM DINDIK SUMBANG
Latest News
Memuat berita...
Promosi

Pembinaan Guru PPPK di Sumbang Tekankan Profesionalisme dan Nilai Kebajikan


SUMBANG – Korwilcam Dindik Kecamatan Sumbang menggelar kegiatan pembinaan bagi Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Angkatan 5 dan PPPK Paruh Waktu, pada Selasa (10/2/2026). Acara yang dihadiri oleh puluhan Guru dan Tenaga Kependidikan ini mengusung tema penguatan kompetensi, disiplin, serta penanaman nilai-nilai akhlak dalam profesi keguruan.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Koordinator Korwilcam Dindik Sumbang, Emi Linarni, S.Pd. Dalam pemaparannya, Emi menyoroti pentingnya pemanfaatan waktu dengan efisien dan budaya refleksi bagi guru. “Manfaatkan waktu di balik tugas, ketika anak sudah pulang, gunakan untuk refleksi,” pesannya. Ia juga mengungkapkan bahwa dari 27 wilayah koordinasi, tujuh sekolah termasuk di Sumbang diproyeksikan menjadi model sekolah unggul.

Emi memperkenalkan konsep PERI (Pendidik Rendah Hati) sebagai panduan sikap guru. Konsep ini membagi guru dalam beberapa kategori: Guru Wajib (kedatangannya dinanti, kepulangannya ditangisi), Guru Haram (kedatangannya tidak dinanti, kepulangannya justru dinantikan), hingga Guru Sanaah yang memberi keteladanan. “Guru wajib adalah cermin ideal dimana kehadirannya memberi manfaat dan kerinduan,” jelasnya.

Acara juga diisi dengan paparan data kepegawaian oleh panitia. Diketahui, total tenaga pendidikan di SD se-Kecamatan Sumbang berjumlah 418 orang, dengan rincian 159 PNS, 136 PPPK penuh, dan sekitar 70 PPPK Paruh Waktu. Sebelum 31 Oktober 2023, hanya ada 15 ASN, namun setelahnya bertambah signifikan menjadi 38 ASN, menunjukkan percepatan penempatan guru.

Dalam sesi motivasi, Ketua PGRI Kecamatan Sumbang, Widi Haryono, S.Pd.I mengingatkan agar guru menjaga martabat dan integritas baik di lingkungan sekolah maupun di media sosial. 

Guru digugu lan ditiru (dipercaya dan diteladani), tapi jangan sampai menjadi wagu (aneh). Jagalah ‘legak legok’-nya (ucapan dan tindakan) di medsos,” tegasnya.

Widi juga mengajak agar profesi guru diniati sebagai ibadah, 

mengutip Surat Al-Baqarah: Fadkurni adkurkum” (Ingatlah Aku, niscaya Aku ingat kepadamu).

Sementara itu, Ketua K3S Sumbang, Dedi Trihartoko, S.Pd menyampaikan pesan tentang pentingnya melihat kelebihan orang lain. 

Setiap orang punya kekurangan dan kelebihan. Jika kita fokus pada kekurangannya, kita akan meremehkan. Jika kita lihat kelebihannya, kita akan menghormati,” ujarnya.

Pada sesi terakhir, Ketua BAZNAS Sumbang, Bambang D.H.,S.Pd menekankan pentingnya memperbanyak syukur. 

Semakin banyak bersyukur, nikmat akan ditambah,” katanya. 

Dalam kesempatan itu, juga diperkenalkan struktur Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Korwil Sumbang, dengan susunan Ketua (Bambang), Bendahara (Dedi), dan Sekretaris (Widi), yang bertugas mengoptimalkan pengumpulan zakat, infaq, dan shodaqoh dari kalangan pendidik.

Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen guru PPPK dalam memberikan layanan pendidikan yang berorientasi pada peserta didik, sekaligus menginternalisasi nilai-nilai ASN BERAKHLAK: Berorientasi Layanan, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.


Penulis: Humas Korwilcam Dindik Sumbang

Posting Komentar

Promosi