KORWILCAM DINDIK SUMBANG
KORWILCAM DINDIK SUMBANG
Latest News
Memuat berita...
Promosi

Praktik Baik dari Sekolah Dasar Negeri 1 Sumbang: Menanamkan Keteladanan Sejak Dini


Ramadhan tahun ini menjadi momen istimewa bagi siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Sumbang. Mengusung tema “Ramadhan Bahagia, Berbagi dan Berbuat Baik,” sekolah menggulirkan sejumlah kegiatan yang bertujuan menanamkan makna ibadah puasa melalui cara yang ringan namun penuh nilai. Salah satu program yang paling dinanti, khususnya oleh siswa kelas 2, adalah sesi “Cerita Pendek Keteladanan Islami” yang digelar setiap pagi sebelum pembelajaran resmi dimulai.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk mengintegrasikan pendidikan karakter dengan ajaran agama, khususnya di bulan suci Ramadhan. Sebelum memulai setiap sesi, siswa kelas 2 diajak untuk melakukan doa singkat bersama. Momen sederhana ini menjadi pengingat akan pentingnya kebersamaan dan rasa syukur dalam menjalankan ibadah puasa.

Ibu Guru Kelas 2, Ibu Isnaeni, S.Pd.SD membuka kegiatan dengan sapaan hangat dan mengajak anak-anak duduk melingkar. Formasi ini membuat suasana lebih akrab dan kondusif, sekaligus membangun kedekatan emosional antara guru dan siswa.

Kisah Sederhana, Pesan Luar Biasa

Suasana kelas langsung hidup ketika guru mulai menyampaikan kisah-kisah sederhana tentang kebaikan, baik dari keteladanan Nabi Muhammad SAW maupun para sahabatnya. Beberapa judul cerita yang kerap disajikan antara lain “Kejujuran Nabi dalam Berdagang” dan “Sahabat yang Gemar Berbagi.”

Cerita-cerita tersebut menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai moral dan spiritual pada peserta didik usia dini. Dengan bahasa yang mudah dipahami, pesan tentang kejujuran, empati, dan semangat berbagi tersampaikan secara alami dan menyenangkan.

Untuk membuat sesi semakin menarik, guru menggunakan media pembelajaran sederhana seperti buku cerita bergambar. Sesekali, siswa juga diajak berperan memerankan tokoh dalam cerita. Pendekatan ini membuat anak-anak semakin terlibat aktif dan lebih mudah memahami pesan yang disampaikan.


Antusiasme yang Tumbuh dari Hati

Antusiasme siswa kelas 2 terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Mereka mendengarkan dengan penuh perhatian, menirukan dialog tokoh dalam cerita, hingga berlomba-lomba mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan refleksi di akhir sesi.

Tak hanya itu, beberapa siswa tampak terinspirasi untuk menuliskan kembali kisah yang mereka dengar beserta kesimpulan yang mereka ambil dalam buku Catatan Kebaikan harian yang disediakan sekolah. Beberapa tulisan bahkan menyertakan contoh tindakan baik yang mereka rencanakan, seperti membagikan makanan kepada teman atau membantu orang tua di rumah.

Anak-anak jadi lebih semangat datang pagi ke sekolah. Mereka selalu bertanya, Hari ini ceritanya tentang siapa, Bu?” ujar salah satu siswa dengan ekspresi bangga.

Dampak Positif yang Terasa Nyata

Kegiatan yang terbilang sederhana ini memberikan dampak positif yang signifikan. Tidak hanya menumbuhkan rasa cinta pada nilai-nilai Islam, tetapi juga memperkuat karakter religius, empati, serta semangat berbagi di kalangan siswa.

Dalam prosesnya, guru tidak hanya berperan sebagai pendidik, tetapi juga sebagai teladan dan sahabat yang menghadirkan pembelajaran menyenangkan dan bermakna.

Kini, sesi Cerita Pendek Keteladanan Islami telah menjadi bagian tak terpisahkan dari program Ramadhan tahunan di Sekolah Dasar Negeri 1 Sumbang. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap nilai-nilai kebaikan yang dipelajari selama bulan suci dapat terus dijalankan oleh anak-anak dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, di lingkungan sekolah, maupun dalam interaksi dengan masyarakat sekitar.


Penulis: Isnaeni

Posting Komentar

Promosi