KORWILCAM DINDIK SUMBANG
KORWILCAM DINDIK SUMBANG
Latest News
Memuat berita...
Promosi

Cuaca Ekstrem Terjang Sumbang: Tembok Keliling SDN 1 Banteran Roboh Diterjang Hujan Lebat

 


SUMBANG – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir melanda hampir seluruh wilayah Kecamatan Sumbang pada Selasa (14/04/2026) siang. Akibatnya, tembok keliling Sekolah Dasar Negeri 1 Banteran dilaporkan roboh akibat tidak kuat menahan terjangan cuaca buruk tersebut.

​Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah Sumbang memang diprediksi mengalami hujan petir dengan kelembapan tinggi mencapai 96%. Prediksi tersebut terbukti tepat saat hujan deras mulai mengguyur sekitar pukul 13.00 WIB. Selain kerusakan di SDN 1 Banteran, pantauan di lapangan menunjukkan beberapa titik mengalami pohon tumbang serta luapan air ke Jalan Raya Baturraden Timur akibat gorong-gorong yang tersumbat material batu dan pasir.

Kronologi Kejadian di SDN 1 Banteran

​Beruntung, robohnya tembok sekolah ini tidak memakan korban jiwa maupun luka. Pada saat kejadian, aktivitas siswa di sekolah sudah berakhir.

​Diketahui, siswa Kelas 6 baru saja menyelesaikan kegiatan Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) dan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) sesaat sebelum hujan turun. Sementara itu, siswa Kelas 1 hingga 5 tengah melaksanakan pembelajaran daring (PJJ) guna menjaga kondusivitas pelaksanaan ujian bagi kakak kelas mereka.

Langkah Mitigasi dan Pendataan

​Korwilcam Dindik Sumbang melalui Pengawas Sekolah, Erin Tri Hartanto, S.Pd., M.Pd., membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya saat ini tengah bergerak cepat melakukan langkah-langkah darurat.

​"Kami membenarkan adanya kejadian tembok roboh di SDN 1 Banteran akibat cuaca ekstrem siang tadi. Saat ini kami masih melakukan pendataan detail terkait total kerugian yang dialami," ujar Erin Tri Hartanto.


​Selain pendataan aset yang rusak, pihak Korwilcam dan sekolah juga fokus pada mitigasi penanganan darurat. Hal ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar (KBM) keesokan harinya tetap berjalan aman dan nyaman bagi para siswa, meskipun ada kerusakan pada infrastruktur sekolah.

Himbauan Kewaspadaan

​BMKG menghimbau masyarakat waspada potensi hujan lebat disertai angin kencang di sebagian wilayah Indonesia pada pertengahan April 2026, meski sebagian lain mulai memasuki musim kemarau (bmkg.co.id). Masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi. Bagi sekolah-sekolah di wilayah rawan, diharapkan melakukan pengecekan kembali terhadap drainase dan kekuatan bangunan guna mengantisipasi kejadian serupa.

​Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi kejadian masih dalam pemantauan pihak terkait, sementara pembersihan material yang menyumbat saluran air di jalan raya terus diupayakan oleh petugas dan warga sekitar.

Posting Komentar

Promosi