KORWILCAM DINDIK SUMBANG
KORWILCAM DINDIK SUMBANG
Latest News
Memuat berita...
Promosi

Mengukir Integritas, Merajut Prestasi: Wajah Baru Reformasi Birokrasi dan Transformasi Digital ASN Korwilcam Dindik Sumbang

    SUMBANG, 17 Juli 2026 – Di tengah derasnya arus reformasi birokrasi nasional, Korwilcam Dindik Sumbang kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif dan berintegritas. Bertempat di Graha Dwijo Panumbang, jajaran Kepala Sekolah SD Negeri se-Korwilcam Dindik Sumbang berkumpul dalam sebuah rapat koordinasi strategis. Pertemuan ini bukan sekadar evaluasi administratif biasa, melainkan sebuah gerakan bersama untuk menyelaraskan tata kelola kepegawaian dengan Undang-Undang ASN Nomor 20 Tahun 2023 yang menekankan pada transformasi digital, kesetaraan hak, serta penguatan disiplin berbasis kinerja.



Sinergitas Kebijakan Daerah: Menjamin Kepastian Karier dan Kesetaraan ASN

    Rapat koordinasi ini dibuka langsung oleh Koordinator Korwilcam Dindik Sumbang, Emi Linarni, S.Pd.. Dalam sambutan pembukanya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para petugas Apel Korpri yang senantiasa menjaga muruah korps dengan sangat baik. Emi Linarni kemudian memaparkan hasil rapat koordinasi tingkat tinggi yang sebelumnya ia ikuti bersama Sekretaris Daerah (Sekda), Dinas Pendidikan, BKPSDM, dan Kominfo Kabupaten Banyumas. Pertemuan lintas sektoral tersebut membawa misi besar untuk memperkuat kinerja dan loyalitas ASN di lingkungan Pemda Banyumas, sejalan dengan core values ASN BerAKHLAK.



"Disiplin tidak boleh lagi dipandang sebagai instrumen pengekang, melainkan sebuah komitmen moral pelayan publik untuk memberikan hak-hak terbaik bagi masyarakat."

 

 

    Salah satu poin penting yang digarisbawahi oleh Koordinator Korwilcam Dindik Sumbang adalah komitmen luar biasa dari Pemerintah Daerah dalam melindungi stabilitas kerja pegawai, khususnya rekan-rekan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sejalan dengan semangat UU ASN terbaru yang mengikis sekat perbedaan hak antara PNS dan PPPK, Pemda Banyumas terus mengupayakan formula terbaik agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja. Sebagai timbal balik yang positif, PPPK didorong untuk terus mengoptimalkan kinerjanya dan mematuhi regulasi jam kerja secara konsisten di satuan pendidikan masing-masing.
    Bagi ASN yang menjalankan tugas mengajar di beberapa sekolah (mengampu), ketertiban administrasi terus diperkuat melalui pembaruan Surat Perintah Tugas (SPT) setiap tiga bulan, guna menjamin keadilan hak dan integrasi sistem absensi.


Pendekatan Humanis Pengawas Sekolah: Mengubah Evaluasi Menjadi Solusi Pembinaan

    Menindaklanjuti hasil monitoring kehadiran yang dilakukan oleh BKPSDM dan Kominfo di beberapa Sekolah Dasar di Korwilcam Dindik Sumbang yang dijadikan sampel, Pengawas Sekolah, Erin Tri Hartanto, S.Pd., M.Pd., memberikan arahan dinas yang sangat mencerahkan dan solutif.
Erin Tri Hartanto, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa evaluasi berbasis sampel ini tidak dirancang untuk mencari-cari kesalahan (judgmental), melainkan sebagai sarana diagnostik untuk membantu para pendidik bekerja lebih nyaman dan profesional. Sejalan dengan aturan kepegawaian terbaru, penilaian kinerja ASN kini dirancang lebih objektif, tidak hanya menyentuh aspek kualitatif, tetapi juga terukur secara kuantitatif melalui konversi predikat kinerja ke dalam angka kredit. Kabar gembiranya, proses birokrasi pun kian dipermudah dengan adanya sistem kenaikan pangkat otomatis yang memangkas jalur administrasi berbelit-belit.
    Terkait dinamika presensi digital, Erin Tri Hartanto mengapresiasi kesadaran tinggi para guru, di mana penggunaan aplikasi tambahan presensi kini sudah sepenuhnya dihentikan. Meskipun akumulasi keterlambatan menit tetap dihitung demi keadilan bersama, dinas memberikan ruang pembinaan yang sangat humanis bagi guru yang memiliki catatan "Tanpa Keterangan" (TK) akibat masa transisi libur sekolah atau kendala teknis sistem.
Terhadap guru yang terindikasi memiliki presensi yang tidak sesuai, Kepala Sekolah diinstruksikan untuk mendampingi guru melalui penyusunan Berita Acara Pembinaan secara persuasif. Bagi yang mengalami presensi akibat kendala sistem, Kepala Sekolah membantu dengan membuat kelengkapan Surat Tugas atau pengajuan cuti penyesuaian (backdate). Hal ini merupakan bentuk keadilan bagi guru, karena dari hasil monitoring langsung terungkap fakta bahwa ada beberapa guru yang melaksanakan kerja, tetapi catatan presensinya terganggu sistem.

Standardisasi Teknologi: Menjamin Akurasi Data dan Kelancaran Hak Pegawai

    Untuk memastikan seluruh kebijakan administratif tersebut dapat terintegrasi dengan mulus pada sistem kepegawaian daerah, Budi Setiyo selaku staf Korwilcam Dindik Sumbang yang bertanggung jawab secara teknis bergerak cepat menguatkan sekaligus mengeksekusi langkah-langkah pengamanan sistem di lapangan.

Dalam pemaparannya, Budi Setiyo mengimbau seluruh ASN untuk memanfaatkan aplikasi Simpatik guna memantau rekam kehadiran personal secara mandiri, sehingga potensi kesalahan sistemik dapat dideteksi sejak dini.

    Sebagai langkah perlindungan data dan standardisasi presensi, mulai hari Senin atau Selasa depan, seluruh mesin absensi di satuan pendidikan akan dikumpulkan untuk diperkuat dan dikunci menggunakan sistem identifikasi wajah (facial recognition). Langkah modernisasi ini bertujuan untuk mencegah adanya anomali sistem pada database Kominfo, sekaligus memastikan bahwa seluruh data kehadiran yang masuk benar-benar valid. Dengan data yang bersih dan sinkron, hak-hak finansial pegawai, seperti pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), ke depannya juga Tunjangan Profesi Guru (TPG). Hal tersebut dipastikan dapat diproses secara cepat, tepat, dan tanpa hambatan birokrasi.

    Selain itu, Budi juga membagikan skema teknis yang sangat membantu guru PPPK. Bagi PPPK yang secara regulasi belum memenuhi syarat pengajuan cuti tahunan, tertib administrasi mereka akan diakomodasi sepenuhnya melalui mekanisme penerbitan Surat Tugas yang sah.

Menatap Masa Depan: Budaya Apresiasi dan Kepercayaan Publik

    Penataan internal yang berlangsung hangat di Korwilcam Dindik Sumbang ini ditutup dengan sebuah inovasi yang sangat memotivasi. Kepala Sekolah kini didorong untuk aktif memberikan penghargaan atau sertifikat apresiasi bagi para pendidik yang menunjukkan dedikasi dan disiplin luar biasa. Piagam penghargaan ini nantinya dapat diunggah ke dalam aplikasi Slamet, yang akan terekam secara permanen sebagai portofolio prestasi digital sang guru. Kemudian, untuk ASN yang terpaksa meninggalkan tempat kerja untuk mengisi Buku Catatan Kerja tidak bekerja di tempat, disertai dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

    Sekolah juga secara periodik selalu memperbarui data Dapodik karena menjadi dasar penentuan program revitalisasi sekolah. Selain itu, Kepala Sekolah dan Guru juga berkomitmen penuh dalam menyukseskan program penuntasan Anak Tidak Sekolah (ATS). Korwilcam Dindik Sumbang mengukuhkan posisinya sebagai garda terdepan pendidikan yang profesional. Sinergi antara disiplin teknologi dan pendekatan humanis ini menjadi bukti nyata bahwa ASN di wilayah Sumbang senantiasa bergerak seirama demi memberikan pelayanan pendidikan yang tepercaya, tulus, dan membanggakan bagi seluruh masyarakat.


Korwilcam Dindik Sumbang : Bersama Kita Bisa, Bersama Kita Maju!


Posting Komentar

Promosi