Sumbang, Banyumas – Jumat, 29 Mei 2026
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Banyumas kembali menggelar kegiatan Roadshow Sapa ASN ke-7 di wilayah Kecamatan Sumbang. Kegiatan yang berlangsung di bawah koordinasi Korwilcam Dindik Sumbang tersebut diikuti oleh seluruh satuan pendidikan dasar, kepala sekolah dasar, operator sekolah, guru, serta Kepala Puskesmas 1 dan 2 Kecamatan Sumbang.
Rombongan BKPSDM Kabupaten Banyumas dipimpin langsung oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Banyumas, Ir. Eko Prijanto, M.T., bersama jajaran kepala bidang dan sekretariat BKPSDM. Kegiatan berlangsung hangat, komunikatif, dan penuh antusiasme sebagai bentuk penguatan sinergi antara pemerintah daerah dengan ASN di lingkungan pendidikan dan kesehatan.
Acara dipandu oleh Sri Handayani, S.Pd., M.Pd. dan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya serta Mars Dinas Pendidikan sebagai bentuk penguatan semangat nasionalisme dan dedikasi terhadap dunia pendidikan. Selanjutnya doa dipandu oleh Widi Haryono, S.Pd.I.
Dalam sambutannya, Korwilcam Dindik Sumbang, Emi Linarni, menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi yang tinggi kepada tim BKPSDM Kabupaten Banyumas atas terselenggaranya kegiatan pembinaan dan silaturahmi ASN tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BKPSDM yang sudah menyelenggarakan roadshow 'BKPSDM Menyapa ASN' ini. Acara ini sangat bermanfaat bagi seluruh ASN di wilayah Kecamatan Sumbang untuk menyelaraskan pemahaman terkait regulasi terbaru," ujar Emi Linarni.
Pihaknya berharap kegiatan ini mampu memberikan pemahaman yang lebih jelas terkait pengelolaan kepegawaian dan pengembangan kompetensi ASN di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Banyumas, Ir. Eko Prijanto, M.T., menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan antusiasme peserta dalam pelaksanaan Sapa ASN ke-7 di Kecamatan Sumbang. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga memperkenalkan enam kepala bidang di lingkungan BKPSDM Kabupaten Banyumas sebagai bentuk penguatan koordinasi pelayanan kepegawaian.
Memasuki sesi materi, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi ASN, Ana, menyampaikan prolog mengenai kemudahan pengembangan gelar ASN yang terintegrasi dengan sistem BKN. Informasi lebih lengkap terkait layanan dan pengembangan ASN, lanjutnya, dapat diakses melalui media sosial Instagram BKPSDM Kabupaten Banyumas.
Materi berikutnya disampaikan oleh Dianita Pandansari, yang memaparkan tentang pengembangan karir ASN, kenaikan pangkat, kenaikan jenjang, hingga proses mutasi pegawai. Ia menjelaskan bahwa seluruh dokumen dan data kepegawaian saat ini ditarik melalui sistem SIASN sehingga akurasi dan kelengkapan data menjadi sangat penting untuk diperhatikan oleh setiap ASN.
Pada sesi selanjutnya dibahas pula mengenai disiplin pegawai dan penghargaan Satya Lencana. Materi tersebut menyoroti pentingnya penyusunan SKP, disiplin administrasi terkait perceraian yang wajib disertai surat izin resmi, serta tata cara pengusulan penghargaan Satya Lencana bagi ASN yang memenuhi syarat masa pengabdian.
BKPSDM juga menyampaikan informasi terkait bidang pengadaan, penerimaan, dan pemberhentian ASN. Dijelaskan bahwa saat ini pemerintah daerah masih menunggu persetujuan usulan formasi dari Kementerian PANRB. Selain itu, belanja pegawai juga harus menyesuaikan ketentuan nasional yang tidak boleh melebihi 30 persen dari APBN/APBD. Dalam hal pensiun ASN disebutkan tidak terdapat kendala berarti, namun seluruh ASN diminta untuk aktif memperbarui data pribadi melalui aplikasi MyASN dan aplikasi terbaru “SLAMET”.
BKPSDM juga mengingatkan bahwa periode pembaruan data mandiri dilaksanakan pada bulan Mei, Juni, Juli, hingga Agustus 2026. ASN diimbau untuk lebih peduli terhadap validitas data pribadi karena akan berdampak langsung pada layanan administrasi kepegawaian di masa mendatang.
Sekretaris BKPSDM dalam kesempatan tersebut turut menekankan pentingnya kehati-hatian terhadap informasi yang tidak jelas dan mengatasnamakan BKPSDM. ASN diminta agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.
Kepala BKPSDM kembali menegaskan bahwa disiplin pegawai menjadi perhatian utama, terutama terkait kehadiran dan kinerja ASN agar tetap sesuai aturan. Selain itu, koreksi kesalahan SK, penanganan tugas definitif, serta penguatan sistem talenta ASN menjadi prioritas yang dapat dipantau langsung oleh BKN. ASN juga diminta terus melakukan pembaruan data melalui MyASN sebagai bagian dari penguatan sistem manajemen talenta nasional.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dan dimoderatori oleh Emi Linarni, S.Pd. Beberapa peserta menyampaikan pertanyaan dan aspirasi terkait layanan kepegawaian.
Eri Trihartanto, S.Pd., S.H., M.Pd. menanyakan mengenai pencantuman gelar sebelum pengangkatan ASN. Menanggapi hal tersebut, BKPSDM menjelaskan bahwa pencantuman gelar wajib melampirkan ijazah dan transkrip nilai. Saat ini BKPSDM juga sedang menyusun surat edaran petunjuk teknis terkait pencantuman gelar. Untuk ASN PPPK, gelar dapat dicantumkan namun tidak memiliki dampak terhadap aspek sipil kepegawaian.
Selanjutnya, Fadlilah, S.Pd., M.Pd. mempertanyakan mengenai Satya Lencana, perubahan status dari bersuami menjadi janda, serta kelengkapan data di MyASN. BKPSDM menegaskan komitmennya bersama Dinas Pendidikan untuk segera membantu penyelesaian dan pembaruan data yang diperlukan.
Sementara itu, Bambang Dwi H., S.Pd. menyampaikan apresiasi terhadap kinerja BKPSDM dan berharap permasalahan ASN SPT dapat segera dituntaskan agar tidak menghambat kinerja pegawai. Menjawab hal tersebut, BKPSDM menjelaskan bahwa penghargaan Satya Lencana diberikan secara bertahap mulai dari masa kerja 10 tahun, 20 tahun, dan seterusnya. Pengusulan dilakukan melalui DRH, surat keterangan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin, serta dokumen pendukung lainnya.
BKPSDM juga menjelaskan bahwa saat ini penggunaan aplikasi MyASN, Simpeg, dan SLAMET masih berjalan bersamaan dalam masa transisi. Mulai 1 September 2026, aplikasi Simpeg direncanakan akan dinonaktifkan. Untuk perubahan data pegawai, ASN dipersilakan datang langsung ke kantor BKPSDM Kabupaten Banyumas. Ke depan, sistem Dapodik juga direncanakan terintegrasi dengan aplikasi SLAMET.
Di akhir kegiatan, peserta diminta untuk memberikan partisipasi berupa saran dan kritik melalui program Jempol Serasi (Jemput Bola, Serap Aspirasi) melalui barcode yang telah dibagikan selama acara berlangsung.
Kegiatan Roadshow Sapa ASN ke-7 tersebut ditutup pada pukul 11.00 WIB dan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan jajaran BKPSDM Kabupaten Banyumas sebagai simbol sinergi dan komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan ASN yang profesional, disiplin, dan adaptif terhadap perkembangan sistem kepegawaian nasional.







Posting Komentar