KORWILCAM DINDIK SUMBANG
KORWILCAM DINDIK SUMBANG
Latest News
Memuat berita...
Promosi

HARI PRAMUKA KE-65 DI SUMBANG: “PRAMUKA HARUS TERUS BERGERAK, BERADAPTASI, DAN HADIR UNTUK MASYARAKAT”

 

Sumbang, 14 Agustus 2026 – Semangat Gerakan Pramuka menggema di Pangkalan SDN Ciberem, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jumat (14/8/2026). Kwartir Ranting (Kwarran) Sumbang menggelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 dengan mengusung semangat pengabdian dan penguatan peran Pramuka dalam menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. 

Kegiatan berlangsung khidmat. Sekitar 85 tamu undangan hadir dalam upacara tersebut. Mereka terdiri atas Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK se-Kwarran Sumbang, unsur Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), pengurus Kwarran Sumbang, serta peserta didik dari SDN Ciberem. 

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Mabi Harian Kwarran Sumbang, Kak Emi Linarni, S.Pd. memimpin jalannya upacara. Rangkaian kegiatan berlangsung tertib, mulai dari pembacaan Trisatya, Dasa Darma Pramuka, Pembukaan UUD 1945, hingga Dwi Darma Pramuka. 

“Peringatan Hari Pramuka bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum ini menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkuat kembali semangat pengabdian dan tanggung jawab dalam membangun generasi muda,” demikian pesan yang disampaikan dalam rangkaian upacara.

 11 Pembina Terima Penghargaan

 

Suasana upacara semakin bermakna ketika Kwarran Sumbang memberikan Penghargaan Gerakan Pramuka (TPGP) Kwartir Ranting Sumbang Tahun 2026 kepada 11 anggota dewasa yang telah menunjukkan dedikasi dalam pengembangan Gerakan Pramuka. 

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan. Semoga menjadi penyemangat untuk terus berkarya,” ujar Kak Emi Linarni, S.Pd. 

Para penerima penghargaan terdiri atas Kak Warsono, S.Pd., Kak Akhmad Baskoro, S.Pd., Kak Umi Fauziah, S.Pd., Kak Reni Triana, S.Pd., dan Kak Taufik Diliyanto, S.Pd. yang menerima penghargaan Pancawarsa I. 

Selanjutnya, Kak Kurniawan Dwi Hartanto, S.Pd., M.Pd. menerima Pancawarsa II, Kak Ekowati, S.Pd., M.Pd. menerima Pancawarsa IV, dan Kak Rumilah, S.Pd.SD. menerima Pancawarsa V. 

Sementara itu, Kak Tugiyono, S.Pd. dan Kak Hari Wahyuniati, S.Pd. menerima penghargaan Pancawarsa VIII. Penghargaan Darmabakti diberikan kepada Kak Rr. Retno Diyah Suprobowati, S.Pd. 

“Selamat kepada seluruh penerima penghargaan. Jangan berhenti berkarya dan mengabdi. Jadikan penghargaan ini sebagai energi baru untuk memberikan manfaat yang lebih luas,” pesan Kak Emi Linarni kepada para penerima. 

Dalam prosesi tersebut, Kak Emi Linarni juga menyerahkan petikan Surat Keputusan (SK) penghargaan kepada para penerima.

Pramuka Harus Adaptif Menghadapi Perubahan 

Setelah prosesi penghargaan, Kak Emi Linarni membacakan sambutan Ketua Kwartir Cabang Banyumas, Kak Dr. Agus Nurhadie, S.Sos., M.Si., M.Kom. 

Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Banyumas menegaskan bahwa perjalanan Gerakan Pramuka selama 65 tahun telah menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. 

“Gerakan Pramuka telah menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa Indonesia dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, cinta tanah air, dan siap mengabdi kepada masyarakat,” demikian inti sambutan tersebut. 

Hari Pramuka, lanjutnya, harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat arah organisasi. 

“Peringatan Hari Pramuka merupakan momentum untuk melihat kembali perjalanan yang telah kita tempuh dan mengevaluasi apa yang telah kita kerjakan. Pada saat yang sama, kita perlu meneguhkan kembali arah langkah kita ke depan,” disampaikan dalam sambutan Ketua Kwarcab Banyumas. 

Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.” 

“Tema ini bukan hanya rangkaian kata. Di dalamnya terkandung makna yang lebih besar bahwa Gerakan Pramuka harus tetap bergerak, beradaptasi, dan mengambil bagian dalam menjawab tantangan bangsa,” tegasnya. 

Gerakan Pramuka juga dituntut terus melakukan pembenahan agar mampu menjawab perkembangan zaman. 

“Gerakan Pramuka harus berkembang menjadi organisasi modern yang semakin profesional, adaptif, tertata, dan relevan dengan perkembangan zaman,” demikian pesan yang disampaikan. 

Satya dan Darma Menjadi Fondasi 

Perubahan teknologi yang berlangsung cepat juga menjadi perhatian dalam sambutan tersebut. Kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penguatan karakter. 

“Satya dan Darma Pramuka harus tetap menjadi fondasi di tengah perubahan teknologi yang semakin pesat,” tegas Ketua Kwarcab Banyumas dalam sambutannya. 

Indonesia, lanjutnya, sedang menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045. 

“Pada tahun 2045, Indonesia diharapkan menjadi bangsa yang besar, maju, mandiri, berdaulat, dan sejahtera. Lalu, di mana posisi Gerakan Pramuka? Jawabannya sangat jelas. Pramuka merupakan bagian dari investasi sumber daya manusia,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut. 

Menurutnya, kegiatan Pramuka yang dijalani anak-anak dan generasi muda saat ini memiliki nilai penting bagi masa depan bangsa. 

“Generasi yang hari ini belajar berkemah, belajar memimpin regu, belajar menolong sesama, belajar menjaga lingkungan, belajar hidup mandiri, dan belajar bertanggung jawab, kelak akan menjadi orang-orang yang mengisi berbagai ruang kehidupan bangsa,” lanjutnya. 

Karena itu, kegiatan kepramukaan harus memberikan bekal yang nyata bagi kehidupan peserta didik. 

“Tugas kita saat ini adalah memastikan bahwa setiap kegiatan Pramuka memberikan bekal kehidupan,” pesannya. Bekal tersebut mencakup berbagai aspek penting. 

“Bekal karakter, kepemimpinan, keterampilan, kemandirian, dan yang paling penting adalah bekal untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama,” tegasnya. 

Pramuka Banyumas Harus Hadir untuk Masyarakat 

Pada bagian akhir sambutan, Ketua Kwarcab Banyumas mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kualitas organisasi. 

“Mari kita bangun Pramuka Banyumas yang semakin kompak, profesional, adaptif, produktif, peduli lingkungan, dan hadir untuk masyarakat,” ajaknya. 

Pesan tersebut sekaligus menjadi arah bagi jajaran Gerakan Pramuka di Banyumas agar tidak hanya aktif dalam kegiatan internal organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. 

“Bergerak bersama menuju Generasi Emas 2045,” menjadi semangat yang mengakhiri pesan dalam sambutan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026. 

Usai membacakan sambutan, Kak Emi Linarni, S.Pd. membakar semangat peserta dengan tiga kali Tepuk Pramuka. Suasana pun semakin semarak. Para peserta mengikuti tepuk Pramuka dengan penuh antusias.

 Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Pangkalan SDN Ciberem menjadi momentum bagi keluarga besar Kwarran Sumbang untuk memperkuat persaudaraan, memberikan penghargaan atas pengabdian para pembina, serta meneguhkan kembali komitmen dalam membangun generasi muda yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan. 

Dari Pangkalan SDN Ciberem, semangat Hari Pramuka ke-65 terus dikobarkan. Pramuka Sumbang bergerak, berkarya, mengabdi, dan bersama-sama menyiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. (Rino Junianto)



Posting Komentar

Promosi