KORWILCAM DINDIK SUMBANG
KORWILCAM DINDIK SUMBANG
Latest News
Memuat berita...
Promosi

Rapat Koordinasi PKBM se-Korwilcam Dindik Sumbang Bahas Intervensi Anak Tidak Sekolah

Sumbang, 12 Agustus 2026 — Korwilcam Dindik Sumbang menggelar rapat koordinasi bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se-Korwilcam Dindik Sumbang untuk membahas tindak lanjut penanganan dan intervensi Anak Tidak Sekolah (ATS). Kegiatan berlangsung di Ruang Koordinator Korwilcam Dindik Sumbang, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya penanganan ATS yang telah dilakukan beberapa bulan sebelumnya. Koordinasi ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan hasil pendataan dan penanganan ATS sekaligus menentukan langkah intervensi yang sesuai berdasarkan kondisi masing-masing anak.

Kegiatan dibuka dan dipimpin oleh Koordinator Korwilcam Dindik Sumbang, Emi Linarni, S.Pd. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya koordinasi antara Korwilcam Dindik, PKBM, serta pihak terkait dalam memastikan anak-anak yang telah teridentifikasi sebagai ATS mendapatkan tindak lanjut dan kesempatan untuk kembali memperoleh layanan pendidikan.

Pembahasan kemudian dilanjutkan dengan pemetaan kondisi ATS berdasarkan hasil penanganan di lapangan. Dalam koordinasi tersebut, dibahas dua kondisi utama, yaitu ATS yang menyatakan bersedia kembali melanjutkan pendidikan dan ATS yang menyatakan putus sekolah atau belum bersedia melanjutkan pendidikan.

Bagi ATS yang menyatakan bersedia kembali bersekolah, peserta rapat membahas bentuk intervensi dan layanan pendidikan yang dapat diberikan sesuai dengan kondisi masing-masing anak. Koordinasi dengan PKBM menjadi salah satu alternatif penting untuk memberikan layanan pendidikan nonformal bagi anak yang membutuhkan jalur pendidikan yang lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya.

Sementara itu, bagi anak yang menyatakan putus sekolah, upaya penanganan tidak berhenti pada pendataan. Anak-anak tersebut diharapkan dapat kembali memperoleh akses pendidikan melalui berbagai alternatif layanan yang tersedia. PKBM menjadi salah satu pilihan yang dapat ditempuh untuk membantu anak yang putus sekolah kembali belajar dan memperoleh layanan pendidikan.

Melalui layanan pendidikan nonformal di PKBM, anak yang sebelumnya tidak bersekolah diharapkan memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya. Karena itu, diperlukan pendekatan dan pendampingan secara berkelanjutan agar anak dan keluarga dapat memahami berbagai pilihan pendidikan yang dapat ditempuh.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta turut aktif menyampaikan pendapat, masukan, dan saran berdasarkan pengalaman serta kondisi yang ditemukan di lapangan. Diskusi berlangsung secara terbuka untuk mencari solusi yang dapat diterapkan dalam mempercepat penanganan ATS di wilayah Korwilcam Dindik Sumbang.

Kegiatan ini diikuti oleh unsur Korwilcam Dindik Sumbang, Penilik, Pengawas SD, serta Ketua Yayasan dan/atau Kepala PKBM se-Korwilcam Dindik Sumbang. Kehadiran pengelola PKBM menjadi penting mengingat lembaga pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam memberikan alternatif layanan pendidikan bagi anak yang tidak atau belum menempuh pendidikan melalui jalur formal.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan penanganan ATS di wilayah Korwilcam Dindik Sumbang dapat dilakukan secara lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan. Setiap anak yang telah teridentifikasi diharapkan memperoleh tindak lanjut sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya, termasuk memberikan kesempatan kepada anak yang telah putus sekolah untuk kembali mendapatkan layanan pendidikan, salah satunya melalui PKBM.

Dengan adanya sinergi antara Korwilcam Dindik, pengawas, penilik, PKBM, serta pihak terkait lainnya, upaya penanganan ATS diharapkan semakin efektif sehingga semakin banyak anak yang dapat kembali mengakses dan melanjutkan pendidikan.

Posting Komentar

Promosi